Rujak Natsepa, Rujak Legendaris Dari Pulau Ambon Maluku

tumblr_ma4hscBpOc1rnfbono1_1280 (1)
Ternyata Ambon selain sagu dan Papedanya juga memiliki kuliner yang sudah sangat legendaris, hingga di buru oleh orang-orang Eropa. Rujak Natsepa namanya, rujak khas Ambon yang kelezatanya tiada duanya.

Rujak Natsepa berada di kawasan pantai Natsepa yang ada di Desa Suli, Maluku Tengah ini memiliki kelebihan yakni ada pada pemakaian kacangnya. Dimana, untuk kacangnya diolah dengan memakai kulitnya. Bahkan dalam proses pengulekannya, rujak ini cukup dilakukan sebanyak enam kali ulekan saja.

“Bumbu rujaknya jangan dihancurkan terlalu halus, karena sensasi kacangnya jadi nilai utama dalam menyantap rujak Natsepa,” ucap Ibu Francina salah penjual Rujak ini. Keberadaan rujak Natsepa ini telah hadir sejak tahun 1800an, dimana waktu itu para tentara Portugis kerap menikmati buah-buahan. Dari situlah masyarakat Ambon menemukan ide guna memadukan buah-buahan dengan bumbu kacang yang diberi rasa pedas di dalamnya.

Menurut para penjual jika menikmati pemandangan laut dengan menyantap hidangan laut pula akan menjadi hal yang biasa, mengingat Ambon juga memiliki kuliner laut yang tak kalah lezat bahkan telah mendunia. Maka hadirlah Rujak Natsepa ini di jual di pantai Natsepa.

“Kalau musim liburan, maka rujak Natsepa ini laris diburu bahkan bisa tidak kebagian rujaknya,” kata Ibu Francina lagi.

Untuk membuat rujak Natsepa, bahan yang dibutuhkannya pun tak terlalu banyak. Siapkan kacang tanah, cabai, garam serta buah tomi-tomi (asam). Diakuinya, bila memakai jeruk untuk asamnya maka rasanya akan terasa kecut, otomatis dimakan pun tak enak.

Bahan-bahan untuk membuat rujak natsepa (Foto : manisambon)

“Buah tomi-tomi itu menghasilkan asam yang lembut, sehingga saat dimakan akan terasa enak apalagi pas di lidah. Paduan dengan buah-buahannya pun jadi lebih enak,” tambahnya.

Pengolahan kacang yang kasar akan memunculkan kenikmatan yang berbeda, tak ketinggalan buah-buahan yang dipakai untuk rujak Natsepa adalah kedondong, pepaya matang, jambu, nanas, timun, mangga, ubi jalar, belimbing, serta bengkoang.

Para penjual rujak Natsepa di Pantai (Foto : pantai.org)

Untuk menikmati sepiring rujak Natsepa yang Lezat ini, kita cukup menebusnya dengan uang 10.000 rupiah saja. Dan di tempat penjualan rujak Natsepa ini banyak juga turis-turis asing yang sedang asik menikmati rujak ini. Rujak Natsepa memang telah terkenal hingga Eropa mungkin bahkan dunia. Ada seorang turis asal Belanda yang biasanya hanya membeli bumbunya saja, untuk dibawa pulang ke negara asalnya. Artikel ini dikutip dari riskydhe.mywapblog.com

Source = Terselubung

Share
Tulisan ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan