Alat Kontrasepsi Ini Bekerja Layaknya Saklar, Bisa On dan Off

Dalam dunia kesehatan seksualitas alat kontrasepsi biasanya digunakan untuk menekan angka kelahiran yang terlalu tinggi. Di Indonesia alat seperti ini sering dipromosikan dalam pelaksanaan program keluarga berencana (KB).
Alat kontrasepsi bermacam bentuknya. Ia bisa dipasang pada alat reproduksi perempuan ataupun pada pria. Alat kontrasepsi yang paling muda ditemukan adalah kondom.


Alat Kontrasepsi Ini Bekerja Layaknya Saklar, Bisa On dan Off

Nah, di Jerman belum lama ini ditemukan satu lagi alat kontrasepsi yang bisa digunakan kaum pria. Uniknya, alat kontrasepsi ini bekerja layaknya sistem saklar listrik dengan tombol on dan off.
Jangan dibayangkan tombol itu sebesar saklar ya. Tombol itu sangat kecil dan dipasang ke dalam saluran alat reproduksi pria. Jika ditekan ke dalam mode ‘off’ maka sel sperma tidak akan tersalurkan alias mati.

Itulah kenapa saat pria sedang menggunakan tombol ini, hubungan seksual yang ia lakukan tidak akan menghasilkan keturunan. Namun begitu tombol ini kembali diaktifkan ke mode ‘on’, sel sperma akan kembali aktif pula.
Para ilmuwan Jerman belum melakukan ujicoba resmi pada manusia. Namun secara konsep, alat kontrasepsi ini diyakini lebih aman bagi kesehatan dibandingkan alat kontrasepsi lainnya.

Alat Kontrasepsi Ini Bekerja Layaknya Saklar, Bisa On dan Off

update.ahloo.com/2017/04/10/alat-kontrasepsi-layaknya-saklar/

Share
Tulisan ini dipublikasikan di Artikel. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan