Akhirnya blog ini hidup lagi!

Penjelasannya nanti aja. Aku mau backup semua dulu.

Kalau ada yang mau disalahkan, salahkan Google Cloud.

UPDATE 2 November 2017

Singkat cerita, entah kenapa billing aku kena suspended.

Email ini dikirim Senin, 30 oktober, jam 5 pagi. Dan aku baru terbangun jam 8.

Dengan panik, aku langsung cari nomor telepon Billing support Google Cloud. Hasilnya, nihil, karena semua project kena ban.

Semua menu ter-redirect ke form itu. Gak habis langkah, aku buat project baru tanpa billing. Lalu aku masuk ke menu billing, phone support.

Yang jadi masalah, telepon nya cuma bahasa inggris, dan tak ada nomor Indonesia!
Untungnya, nomor amerika toll-free (bebas biaya). Jadilah aku telepon lewat Skype.

Sepanjang senin, aku berusaha telepon karena gak paham tata caranya. Ternyata butuh PIN diatas.

Aku cuma tanya, kira kira kenapa masalah billingnya? Mereka jawab, kartu aku ga bisa diverifikasi. Nanti mereka tanya sama tim Trust and Safety. Udah itu, mereka tanya apa aku udah ngisi form verifikasi. Udah, aku jawab.

Paginya, datang email ini.

Malamnya, aku telepon lagi.

Udah ada jawabnya belum? Jawabannya, kami ga bisa buka lagi billing account nya. Ada dugaan pelanggaran Terms of Services.

Aku lalu mikir, aku melanggar dimana ya? Kan aneh.
Singkat cerita, aku bilangin kalau di server itu ada blog ini, yang dimana isinya penting banget. Lalu ada juga bahan tugas akhir aku, penelitian, dan data data client yang lagi minta dibikinin website. Kan payah.

Yang jadi masalah, pindahan ke AWS atau Azure juga ga bisa. Pertama duitnya gak ada, kedua datanya nyangkut di sana semua.

Lalu mereka bikin appeal lagi.

Dan hasilnya …

Wajar kan kalau aku makin panik? Blog ini gak ada backup dimana mana!

Lalu, aku telepon lagi.

Mereka katanya mau escalate ke department yang lebih tinggi. Sejujurnya, di part ini aku udah kesal banget. Kesal, dan juga ketakutan. Ditambah depresi.

Gimana sih rasanya?

  1. Nafsu makanku hilang. Biasanya aku makan paling dikit 2x sehari, kemarin cuma sekali.
  2. Aku makin emosian.
  3. Aku sakit kepala dan sakit perut
  4. Aku gak bisa tidur. Biasanya jam 12 atau jam 1 aku udah tidur, dan kemarin aku sampai jam 3 belum tidur.
  5. Karena aku ga bisa tidur, sekali tidur, aku ga bisa bangun.
  6. Aku mimpi buruk.
  7. Aku menyalahkan diriku sendiri karena percaya gitu aja sama Google Cloud, dan gak ada backup.
  8. Aku mikir apa kata orang tuaku kalau aku harus ngulang setahun lagi kuliah.
  9. Aku depresi parah dan hampir gila.

Jam 2 pagi, aku telepon lagi Google Cloud.

Jawabannya masih aku harus nunggu. Masalahnya, aku ga bisa nunggu lebih lama. Tapi apa mau dikata kan.

Sore nya, aku telepon lagi dari kantor tempat magang.

Intinya masih disuruh nunggu. Makin kesal dan frustasi, aku mikir ulang.

Untungnya, si kakak tersayang beliin Chocolate Milk Tea dari Calais siangnya, yang kemarin emang beli 1 gratis 1. Jadi, kepalaku agak tenang karena udah minum Coklat.

Aku mikir mikir mikir, gimana kalau aku bikin billing baru. Singkat cerita, aku buatlah billing baru, dengan kartu lama.

Lalu, aku coba ganti paksa billingnya dengan gcloud command. Ganti lewat web sudah tidak mungkin, karena semua diredirect ke halaman appeal.

gcloud alpha billing projects link rinaldo-id-gc --billing-account=0144A0-A28325-XXXXXX

Kemudian langsung datang email ini.

Langsung aku start GCE instance blog ini, aku buat posting ini dengan 2 kalimat pertama diatas, lalu backup semuanya ke Vultr, aku snapshot, lalu aku destroy di Vultr.

Setelah aku mikir mikir lagi, mungkin mereka bilang gak bisa memverifikasi billing karena gak bisa didebit. Memang, rekening permata ku lebih sering kosong. Sekarang, aku mau tinggalin paling sedikit 500 ribu di dalamnya.

Moral of the story:

  1. Jangan pernah percaya trial.
  2. Jangan pernah kosongin rekening yang buat bayar bayar.
Share

Tentang Rinaldo Jonathan

Admin of this site.

Tulisan ini dipublikasikan di Artikel. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan